Memilih Kontraktor Bangunan Yang Cocok Untuk Rumah

Hasil gambar untuk kontraktor

Membangun rumah sesuai dengan keinginan kita tidaklah mudah. Banyak proses dan pertimbangan yang harus dilakukan. Mulai dari perencanaan dari desain rumah, pembangunan, pengawasan, pemilihan kontraktor bangunan hingga penyelesaian pembangunan, yang diakhiri dengan serah terima pekerjaan. Banyak pengetahuan dan pengalaman yang harus dimiliki untuk mendirikan rumah. Selain itu, waktu pembangunan rumah yang cukup lama menjadikan kendala tersendiri bagi pemilik rumah yang memiliki kesibukan cukup tinggi.

Dengan kesibukan masyarakat perkotaan, serta proses pembangunan rumah yang sangat memakan waktu, maka kehadiran Kontraktor bangunan secara langsung akan sangat membantu dalam proses pembangunan rumah. Kontraktor bangunan akan bertugas mengambil alih seluruh pekerjaan pembangunan. Dengan itu tentu saja dengan pengaturan kewajiban masing-masing pihak yang telah disepakati antara pemilik rumah dan Kontraktor bangunan.

Secara umum pengertian kontraktor adalah sebuah badan/lembaga/orang yang mengupayakan atau melakukan aktivitas pengadaan baik berupa barang maupun jasa yang dibayar dengan nilai kontrak yang telah disepakati. Jasa kontraktor bangunan sendiri biasanya banyak digunakan oleh mereka yang tidak ingin ribet dalam membangun rumah dalam skala yang besar. dan hal itu merupakan jasa yang berupa pengadaan barang dan jasa yang berhubungan dengan pekerjaan sipil, bisa berupa jalan, bangunan, konstruksi jembatan, dan lain sebagainya.

Jenis Pekerjaan Kontraktor

Gambar terkait

Jenis usaha yang dikerjakan oleh Kontraktor bangunan sangat bermacam-macam. Menurut Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi, badan usaha jenis Jasa Pelaksana Konstruksi dapat dibagi menjadi enam bidang, antara lain:

  • Arsitektur
  • Elektrikal
  • Mekanikal
  • Pekerjaan Terintegrasi
  • Sipil
  • Teknik lingkungan
  • dan lain-lain

Jasa Kontraktor bangunan merupakan bisnis yang bisa dibilang sebagai bisnis yang menguntungkan, disebabkan meningkatnya pembangunan baik dari sektor pemerintahan maupun swasta, bisnis perumahan, meningkatnya keinginan orang untuk membangun rumah

Pemilihan Kontraktor Bangunan

Gambar terkait

Kontraktor bangunan adalah pihak penyedia jasa konstruksi yang dapat bersifat perseorangan maupun badan usaha dan merupakan tenaga ahli yang kompeten dalam pelaksanaan pembangunan rumah atau gedung. Pekerjaan sebagai jasa kontraktor bangunan dalam proses pembangunan akan selalu terikat kontrak dengan pemilik rumah atau bangunan.

Seorang kontraktor yang baik harus memiliki pengalaman yang luas, selain memiliki bekal ilmu teknik, seperti teknik sipil, arsitektur dan juga lansekap. Yang tak kalah pentingnya, seorang kontraktor harus memiliki kekuatan finansial dan kemampuan manajerial yang baik. Penguasaan kontraktor atas hal-hal tersebut akan sangat menentukan kelancaran pembangunan dan hasil produk yang berkualitas.

Kesepakatan Owner dan Kontraktor

Hasil gambar untuk kontraktor

Pemilihan kontraktor bangun rumah sebagai mitra dalam pembangunan rumah tinggal harus dilakukan dengan baik dan selektif. karena keputusan akhir dalam menentukan jasa kontraktor akan mempengaruhi proses pelaksanaan pekerjaan pembangunan rumah dari awal hingga akhir. dan tentu saja akan mempengaruhi hasil akhir dari pembangunan. Kesalahan dalam memilih atau menentukan Kontraktor bangunan tentu saja akan merugikan pemilik rumah/bangunan. Kerugian yang bisa dialami oleh pemilik rumah akibat kesalahan jika memilih kontraktor secara asal-asalan tersebut adalah:

  1. Kualitas hasil pekerjaan yang buruk, baik dalam hal kekuatan struktur bangunan maupun kerapian pekerjaan finishing.
  2. Akibat dari kualitas yang buruk tersebut, terpaksa harus diakan perbaikan atau renovasi yang sangat signifikan.
  3. Waktu penyelesaian pekerjaan yang melebihi batas waktu yang telah disepakati.

Dengan ketiga kondisi di atas, maka biaya pembangunan yang sebelumnya merupakan yang termurah, maka akan mengalami pembengkakan biaya. sehingga bisa jadi lebih mahal daripada kontraktor penawar yang lain, yang tidak terpilih karena harganya dianggap mahal.

Karena itu, dalam memilih dan menentukan seorang kontraktor berpengalaman yang akan ditunjuk bukanlah perkara yang mudah. Ini tidak seperti memilih ponsel misalnya, yang hanya cukup membandingkan spek, fitur dan harganya saja untuk kemudian dipilih sebuah ponsel merk dan tipe tertentu yang kita inginkan. Pada proyek pembangunan gedung atau rumah tinggal, banyak faktor yang mempengaruhi proses dan hasilnya, terutama karena masa pembangunan rumah yang cukup lama.

Seberapa kelancaran interaksi antara kontraktor dan juga owner dalam hal ini pemilik rumah akan mempengaruhi proses-proses selama pembangunan. Dan satu hal yang peru dicatat, yaitu bahwa permasalahan yang terjadi pada tiap proyek yang akan dijalankan tidak ada yang sama persis. Problem pada setiap proyek adalah spesifik, karena terikat oleh faktor seperti waktu dalam pengerjaan proyek.

Karena itu, dalam memilih dan menentukan jasa kontraktor rumah yang akan mengerjakan pembangunan rumah anda, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut:

  1. Kapabilitas kontraktor, yang sejak awal dapat dinilai dari background akademiknya dan dari komunikasi selama proses penawaran. Kapabilitas ini dapat juga dilihat dari kekuatan tim lapangan proyek. Dari hal ini akan menunjukkan keunggulan manajerial kontraktor selama proses pelaksanaan pembangunan yang dicanangkan.
  2. Referensi proyek, yang menunjukkan pengalaman kerja kontraktor dalam mengerjakan proyek pembangunan yang berkualitas. Kekuatan dari pengalaman akan lebih menjamin kontraktor mampu mengatasi masalah-masalah yang mungkin timbul selama masa konstruksi.
  3. Kekuatan finansial, yang dapat dilihat dalam komunikasi antara kontraktor dan owner selama proses penawaran, dan juga dari referensi proyek yang akan dijalankan sesuai dengan perjanjian.
  4. Kemampuan manajerial, di mana kontraktor memiliki dasar manajemen yang kuat, sehingga mampu mengkoordinasikan semua pekerjaan selama masa konstruksi. Kemampuan manajerial ini dapat dilihat pada saat kontraktor mempresentasikan skedul proyek yang akan dikerjakan, yaitu bagaimana kontraktor mampu menjelaskan skedul secara logis dan sistematis. Selain itu bagaimana kontraktor mampu menjawab setiap pertanyaan owner atau pemilik rumah.
  5. Bersikap Kooperatif, yaitu kontraktor harus bersikap kooperatif dan akan selalu mengkomunikasikan segala hal terkait tugas dan tanggung-jawabnya selama masa konstruksi dijalankan. Sikap kooperatif ini dapat dilihat pada masa proses penawaran, apakah kontraktor sangat kooperatif dalam melayani setiap pertanyaan yang ditanyakan oleh pemilik rumah.

Kontraktor Bangunan Sebagai Pengelola Proyek

Gambar terkait

Seorang kontraktor dalam awal dan akhir pekerjaannya akan mendapatkan fee. Tergantung dari kesepakatannya. Dalam sistem pembayaran ini, kontraktor hanya bertindak sebagai pengelola proyek pembangunan saja. Dan biasanya pembayaran dilakukan dengan termin pembayaran.

Kontraktor bangunan yang menggunakan sistem ini, biasanya akan mengambil 10-20% dari nilai proyek untuk upahnya. Sebelum melakukan perjanjian dengan owner atau pemilik rumah, anggaran dan jadwal sudah harus dipersiapkan terlebih dahulu oleh kontraktor. Dari sini, cash flow proyek akan terlihat dan owner rumah akan tahu berapa banyak uang yang harus ia siapkan tiap bulannya. Jumlahnya dapat berbeda-beda tiap bulannya karena tingkat pekerjaannya juga berbeda.

Dengan sistem ini, terkadang biaya tiap bulannya bisa saja lebih kecil atau lebih besar dari yang sudah dianggarkan sebelumnya. Jika ada sisa anggaran, sisa tersebut dapat digunakan untuk bulan berikutnya. Akan tetapi, jika biaya yang dikeluarkan lebih besar, akan ditagihkan pula pada bulan berikutnya.